Monday, April 18, 2011

Pengorbanan Kristus- Dasar Reformasi Kehidupan Kristen

Share
Pengantar:

Pengorbanan Yesus Kristus yang merupakan landasan kehidupan Kristen sering dipahami secara sempit dari sisi rohani saja. Adalah benar bahwa pengorbanan Yesus Kristus adalah untuk menyelesaikan masalah dosa dan maut ( Yesaya 53; Yohanes 1:29; I Korintus 15:3-7; 55:58),namun perlulah dipahami secara awal bahwa pengorbanan Yesus Kristus itu adalah membawa transformasi kehidupan secara menyeluruh (Roma 8:31-39; II Korintus 5:17).

Dengan demikian, haruslah dipahami bahwa pengorbanan Yesus Kristus bersifat utuh, memiliki kuasa yang membawa dampak pembaharuan (reformasi-transformasi) secara menyeluruh pula. Hal ini berarti bahwa setiap orang yang telah dipilih untuk menjadi milik Kristus (Efesus 1:4-14; 2:8-10; 1 Petrus 2:9-10; Kel.19:4-6).

Tekanan yang perlu diperjelas disini ialah bahwa apabila pengorbanan Yesus Kristus adalah untuk orang percaya secara utuh, maka seharusnya pengorbanan Yesus yang membawa reformasi-transformasi itu mendatangkan dampak positif bagi kehidupan nyata dari setiap orang Kristen. Singkatnya kehidupan orang Kristen seharusnya menjadi lebih baik , lebih berkualitas, lebih damai dan lebih sejahtera dalam segala bidang hidup.

Bagaimana kita dapat mengalami kebenaran tentang pengorbanan Yesus Kristus yang membawa reformasi-transformasi seperti ini secara menyeluruh yang olehnya kita menjalani kehidupan yang berkualitas itu kini?

I. PENGORBANAN YESUS ADALAH DASAR REFORMASI HIDUP YANG DIMULAI DENGAN TRANSFORMASI HATI.

Apa makna pernyataan yang menegaskan bahwa pengorbanan Yesus Kristus adalah dasar reformasi hidup yang diawali dengan transformasi hati? Perhatikan bagaimana Yesus Kristus membangun dan menuntut bahwa kebenaran ini harus didahulukan.

A. Reformasi-transformasi hati terlihat tatkala Yesus menanggapi pertanyaan Pilatus, dimana Ia menegaskan bahwa setiap kebenaran harus diwujudkan dari hati. “Apakah engkau katakan hal itu dari hatimu sendiri” (Yohanes 18:34a).
B. Reformasi-transformasi hati meneguhkan untuk hidup dalam kebenaran, sehingga tidak diombang-ambingkan oleh faktor “orang lain” atau “ketidakpastian sikap”. (Yohanes 18:34b).
C. Reformasi-transformasi hati memastikan adanya kekuatan untuk tidak terintimidasi oleh sikap orang lain “bangsamu dan imam-imam kepala yang telah menyerahkan engkau kepadaku. (Yohanes 18:35)

Implikasi:

1.Reformasi-transformasi membarui hidup dengan mengubah hati menjadi benar, sehingga menjadi landasan kuat bagi kehidupan dan sikap hati yang benar meneguhkan untuk mempertahankan kebenaran (Banding: Pilatus yang plin-plan; Yohanes 18:38b; 19:4; 6b).
2.Reformasi-transformasi meneguhkan untuk hidup dalam kebenaran yang menguatkan untuk tetap tegak ditengah pengaruh orang lain.
3.Reformasi-transformasi menyediakan kekuatan untuk hidup dalam kebenaran sekalipun ada ancaman dari siapapun dan apapun.

II. PENGORBANAN YESUS KRISTUS ADALAH KEKUATAN YANG DIBANGUN DI DALAM KEBENARAN YANG MEMERDEKAKAN DAN MENDATANGKAN SEJAHTERA.

Apa sesungguhnya makna dari kebenaran bahwa pengorbanan Yesus Kristus adalah kekuatan yang dibangun di dalam kebenaran yang memerdekakan dan mendatangkan sejahtera?

A. Pengorbanan Yesus Kristus kekuatan kebenaran reformatif-transformatif yang tidak .goyah untuk meniru kekuatan dunia yang “melawan dengan kekerasan” (Yohanes 18:36), sehingga membawa dan melahirkan kekacauan yang dashsyat.
B. Pengorbanan Yesus Kristus adalah kepastian kebenaran reformatif-transformatif yang tidak membenarkan diri, yang meneguhkan untuk hidup dalam kebenaran dan membagi kebenaran, sehingga damai sejahtera tersebar melimpah kepada lebih banyak orang (Yohanes 18:37; 8:31-36; Galatia 5:1; Yesaya 32:17; Banding: iblis dalam Yohanes 8:44).

Implikasi :

1. Reformasi-transformasi memberi kekuatan untuk hidup dalam kebenaran yang diwujudkan dalam sikap yang lemah lembut yang membawa kedamaian-kesejahteraan (Matius 5:5-6).
2. Reformasi-transformatif meneguhkan kekuatan untuk mempertahankan dan mengamalkan kebenaran yang membawa kedamaian kesejahteraan secara nyata serta meluas.

KESIMPULAN

Pengorbanan Yesus Kristus yang membawa reformasi-transformasi menyentuh kehidupan manusia secara menyeluruh sehingga setiap orang yang telah ditebus, dibaharui secara utuh, yang meliputi beberapa kisi kehidupan nyata antara lain:

1. Membaharui kehidupan yang menyentuh hati, sehingga orang Kristen dapat hidup dalam kebenaran yang meneguhkan kehidupan menjadi lebih berkualitas.

2. Memberikan kekuatan untuk hidup mengamalkan kebenaran dengan membawa serta menyebarkan damai sejahtera kepada lebih banyak orang, sehingga berkat Allah melimpah kepada semua orang dimana orang Kristen berada.

Kiranya Tuhan Yesus Kristus meneguhkan dan memberkati kita untuk hidup dalam kebenaran yang membawa damai sejahtera bagi diri dan orang lain dimana kita berada, dengan menjadi berkat kepada mereka. Amin.

Pdt.Dr.Yakob Tomatala

No comments:

Post a Comment

Post a Comment